![]() |
Ada seorang anak yang sedang duduk
dipangkuan seorang ibundanya tercinta, pada saat itu ibundanya sedang
menjahit diatas sebuah kain. Dari bawah kain tersebut anak itu melihat
kalau jahitan ibundanya amatlah buruk dan jauh dari kata indah. Ia tidak
habis pikir dengan yang dikerjakan oleh ibundanya, akan tetapi
ibundanya tetap menjahit kain tersebut hingga selesai. Dan setelah
selesai ia memperlihatkan hasil jahitannya kepada anaknya tercinta.
Betapa terkejutnya anak tersebut akan keindahan hasil jahitan ibundanya
jika dilihat dari arah sebaliknya. Ia pun berpikir, ah andai saja dari
awal ia bias melihat dari atas kain tersebut dan bukan dari bawah
mungkin ia tidak akan menggerutu dan berpikir kalau ibundanya sedang
melakukan pekerjaan yang buruk.
Pernahkah kita mendengar kisah itu ?
Apa pesan moral yang dapat kita petik dari kisah diatas ?
Seringkali kita memandang buruk, kecewa atau bahkan berputus ada ketika
kita menerima cobaan dari Allah SWT, padahal apa yang ditimpakan kepada
kita tidaklah seburuk yang kita pikirkan. Kita merasakan hal tersebut
mungkin karena kita melihatnya dari bawah persis seperti apa yang
dilihat anak tersebut. Padahal rencana Allah pasti jauh lebih indah dari
apa yang kita lihat atau apa yang kita alami.
“Dan Aku memberi tangguh kepada mereka. Sesungguhnya rencana-Ku amat tangguh.” (QS. Al 'Araaf:183)
Dalam kehidupan, perencanaan itu memang sangatlah penting namun
kitapun harus siap jika apa yang didapat akan keluar dari target yang
sudah kita tentukan. Untuk itulah hidup tak sesuai rencana juga amatlah
penting karena hidup itu adalah misteri, untuk itulah jangan kecewa jika
hidup tak sesuai rencana. memang rasa kecewa akan datang jika rencana
tak sesuai harapan tapi seiring waktu berjalan kemudian kita akan tahu
bahwa rasa kecewa itu akan sangat menguntungkan dan membawa hikmah yang
sangat besar dan jauh lebih baik dari apa yang diharapkan sebelumnya.
Tidak ada sesuatu yang terjadi begitu saja dan mengalir sia-sia.
Pasti ada tujuan. Pasti ada maksud. Mungkin saja kita mengalami suatu
kegagalan atau pencapaian target yang tak sesuai dalam hidup. sehingga
kita merasakan hal yang kurang mengenakkan dan kemudian memandangnya
menjadi sesuatu hal yang buruk. Maka keburukan akan terjadi jika kita
memandangnya dari satu sisi saja. Coba bila kita berani memandang ke
sisi yang lain, maka disitu akan ditemukan pemandangan yang jauh
berbeda.
Allah SWT, berfirman dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 216, “Boleh
jadi engkau tidak menyukai sesuatu padahal bagi Allah Swt lebih baik
bagimu, dan boleh jadi engkau menyukai sesuatu padahal buruk dalam
pandangan Allah Swt.”

0 komentar:
Posting Komentar